Senin, 24 Januari 2011

Lelakiku

Hari ini ulangtahunnya yang ke 31 tahun, gak ada pesta gak ada kado....cuman ucapan selamat dari Ummi,anak-anak dan temannya (lewat FB).Sebenarnya pengen sih ada pesta kecil,ada kado tapi....mungkin nanti bakal nyususl (jangan marah Bi yah)


Aq mengenalnya tahun 1998, waktu itu hanya sekedar tau namanya saja selebihnya gak ada yg aq tau.Ternyata kami masuk dalam satu divisi dalam sebuah organisasi mahasiswa.seingatku orang itu dulu gak terlalu spesial buatku (he..he..he)selain karena dia masih maba dan aq senior (harus jaim dong,senior), aq memang gak terlalu hirau dengan ikhwan yang ada disekitarku (ceileee) soalnya agenda lain banyak yang lebih penting!!!!!!.

Makanya ketika aq tau bahwa yang datang itu dia,kagetnya minta ampun satu pertanyaan besar KOK BISA???.yah bisa aja kali kalo Allah sudah ngatur.Akhirnya dengan berbekal shalat istikharah sebulan tanya info kanan-kiri,nanya MR akhirnya diputuskan aq menerimanya.Singkat cerita kami menikah setelah dia berhasil menaklukkan Bapakku dengan mudah (katanya).

Melihatnya sebagai suami,seolah melihat dunia lain yang kadang susah aq mengerti.Dulu, role modelku tentang lelaki adalah bapakku.menurutku lelaki yang jadi suami dan ayah itu yah seperti Bapakku.Pekerja keras,mengatur semuanya,protektif,perfeksionis,sayang sama kami walau kadang juga keras kpd kami,menyelesaikan semua urusan laki-laki dirumah tangga mulai dari perbaiki jemuran,pintu,genteng,bikin tempat tidur,cabut rumput,ngecat dan perbaiki mobilnya sendiri.pokoknya all man thing, he did it.Prinsipnya kalo ada Bapak semua urusan beres.

Tapi lelakiku.......(tidak bermaksud membandingkan) kayaknya gak seperti itu.Dia lebih cenderung santai-santai saja,kurang cekatan urusan laki-laki dirumah,lebih memilih memanggil tukang daripada memperbaiki sendiri yg rusak dirumah.pokoknya easy going aja lah.......prinsipnya selama tugas masih bisa didelegasikan keorang lain,maka delegasikanlah.


Agak berkerut kening ini awalnya,sampai sekarang pun kadang masih susah untuk menerimanya.Tapi banyak hal juga yang nilainya lebih positif dari role modelku dulu.Dia gak suka ngatur2,dia gak banyak komplen biarpun istrinya gak masak dan gak rapih.Dia juga siap ngantar kemanapun aq pergi walau belakangan sejak aq bisa nyetir porsinya mulai berkurang.


Dia juga lumayan bisa diandalkan untuk urusan anak2,mau bantu urusin waktu mereka kecil walaupun hanya sekedar bantu gendong kalo nangis,ramah dengan anak walaupun kadang masih suka jaim sama anak sendiri.Nggak pelit senyum dengan orang2 yang ada disekitarku,dan masih banyak lagi.


Sekarang kami sedang menghadapi masa2 sulit keuangan dalam keluarga kami,terus terang aq sudah sangat pusing menghadapinya hampir2 mau stres,tapi dia kayaknya cool aja tuh padahal masalah besar sudah siap menghadang kami didepan mata.Beribu pertanyaan singgah dikepalaku:Bagaimana bila semua ini berakhir?kami hidupnya dari mana?Bagaimana bisa menyelesaikan hutang yang banyak itu ?Bagaimana urusan sekolah anak2,susu mereka,makan mereka,Bagaimana........Bagaimana.......sejuta pertanyann yang selalu menari dikepalaku akhir-akhir ini. Dan dia tetap santai saja.........no problemo


Kadang terlintas dikepala enak kali ya kalo suami orang kantoran,tiap bulan pasti ada gaji jadi gak usah khawatir seperti ini.Pengen juga melihat dia seperti orang kebanyakan pagi keluar dari rumah mencari nafkah untuk keluarga,sorenya aq menyambutnya pulang kerumah dengan sukacita. Tapi.......jalan hidup yang dia pilih sungguh jauh berbeda,jalan yang gak mudah dan tak banyak orang memilihnya.Pilihan hidupnya memulai usaha sungguh pilihan yang amat sangat harus dibayar mahal.


Entahlah........setelah sekian banyak hal yang dia hadapi dalam berbisnis dan pertemanan mungkin membuat dia sampai pada kesimpulan untuk slow down.Apapun aq berharap semoga terbaik untuknya selalu.Dan Allah segera membukakan mata dan hatinya untuk menemukan jalan baru menuju kesuksesan.


HAPPY BIRTHDAY ABI
HOPE ALLAH WILL GIVE US THE BEST WAY TO SUCCES
LOVE U ALWAYS




(goresan tangan untuk yang kucintai)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar